LPM Psikogenesis

LPM Psikogenesis
LPM Psikogenesis

FGD KKP FPsi UNM Bahas Tantangan Pengasuhan Digital dan Kesejahteraan Anak

Dokumentasi Kegiatan FGD Mahasiswa KKP FPsi UNM

Sumber: Dok. Pribadi

Sebagai bagian dari pelaksanaan Kuliah Kerja Profesi (KKP), mahasiswa dari Fakultas Psikologi (FPsi) Universitas Negeri Makassar (UNM) mengadakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Model Pengasuhan dan Kesejahteraan Anak di Era Digital”. Kegiatan ini menjadi salah satu program kerja (Proker) utama KKP yang ditujukan untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan lembaga mitra.

FGD dilaksanakan di PAUD Insan Masagena dan melibatkan peserta dari unsur orang tua, pendidik, mahasiswa, serta pihak mitra tempat KKP berlangsung. Kegiatan ini bertujuan untuk memetakan tantangan pengasuhan di era digital sekaligus merumuskan strategi yang dapat digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan anak.

Salah satu fasilitator menuturkan bahwa pengasuhan digital bukan hanya terkait teknologi, melainkan bagaimana orang tua dapat membimbing anak-anak mereka di tengah gempuran arus informasi.

“Pengasuhan digital bukan hanya tentang teknologi, tetapi bagaimana orang tua dapat hadir dan membimbing anak dengan cara yang tepat di tengah derasnya arus informasi,” tuturnya.

Dalam diskusi, peserta mengidentifikasi berbagai isu penting seperti screen-time berlebih, paparan konten tidak sesuai usia, rendahnya literasi digital orang tua, serta pengaruh media sosial terhadap perilaku anak. Peserta juga menyoroti aspek kesejahteraan anak yang perlu menjadi perhatian, termasuk kondisi emosional, kesehatan fisik, pola tidur, relasi sosial, serta perkembangan moral dan spiritual.

Melalui sesi pemaparan dan diskusi kelompok, mahasiswa KKP berhasil memfasilitasi rumusan awal model pengasuhan digital positif, yang menekankan pendampingan aktif orang tua, komunikasi empatik, aturan penggunaan gawai yang jelas, serta peningkatan literasi digital keluarga. Model ini juga menekankan pentingnya aktivitas offline dan penguatan nilai keluarga sebagai fondasi pembentukan karakter anak.

Salah satu peserta turut menyampaikan harapannya terkait model pengasuhan digital dapat menjadi panduan praktis bagi orang tua dalam membentuk kebiasaan teknologi yang sehat untuk anak-anak mereka.

“Kami berharap model pengasuhan digital ini dapat menjadi panduan praktis bagi orang tua dalam membentuk kebiasaan teknologi yang sehat bagi anak-anak,” harapnya.

Kegiatan ini mendapat respon positif dari peserta dan pihak mitra karena dinilai relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Hasil FGD akan digunakan sebagai bahan rekomendasi untuk program lanjutan selama pelaksanaan KKP dan diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan tempat mahasiswa melaksanakan tugas profesinya.

Menanggapi hal tersebut, perwakilan mitra menerangkan bahwa kolaborasi ini dapat bermanfaat karena dapat menghubungkan kebutuhan lembaga dengan wawasan yang dimiliki para mahasiswa.

“Kolaborasi seperti ini sangat bermanfaat karena menghubungkan kebutuhan lembaga dengan wawasan akademik yang dibawa mahasiswa,” terangnya.

Dengan terselenggaranya FGD ini, mahasiswa KKP menunjukkan peran aktif dalam menghubungkan teori akademik dengan kebutuhan masyarakat, serta mengimplementasikan program kerja yang bermanfaat dan berkelanjutan.

psikogenesis.org

psikogenesis.org

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts