LPM Psikogenesis

LPM Psikogenesis
LPM Psikogenesis

Kemenpema BEM Kema FPsi UNM Rancang Proker Lingkungan Berbasis Edukasi dan Aksi

follow:

Ilustrasi Program Lingkungan Hidup
Sumber: Pinterest

Psikogenesis, Minggu (22/02) – Kementerian Pengabdian Masyarakat (Kemenpema) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Mahasiswa (Kema) Fakultas Psikologi (FPsi) Universitas Negeri Makassar (UNM) mencetuskan Program Kerja (Proker) baru, yaitu Lingkungan Hidup yang direncanakan dilaksanakan pada awal Maret mendatang.

Rais Setiawan G. Doa selaku Penanggung Jawab (PJ) menuturkan bahwa Proker Lingkungan Hidup dilaksanakan guna menjaga, melestarikan, serta meningkatkan kualitas lingkungan hidup.

“Proker Lingkungan Hidup ini akan memfokuskan kegiatan untuk menjaga, melestarikan, serta meningkatkan kualitas lingkungan,” ujarnya.

Mahasiswa yang akrab disapa Rais itu menerangkan bahwa Proker Lingkungan Hidup dilaksanakan sebab pengalihan perwujudan poin Garis Besar Pedoman Kerja (GBPK) Kema FPsi UNM tentang Lingkungan Hidup kepada Kemenpema BEM Kema FPsi UNM setelah Biro Kegiatan Mahasiswa (BKM) Mahasiswa Pemerhati Bumi Nusantara (Marabunta) FPsi UNM dinyatakan resmi keluar dari Kema FPsi UNM.

“Adanya Proker Lingkungan Hidup itu sendiri untuk mengejawantahkan poin lingkungan hidup yang tercantum pada Bab IV Arah Kebijakan Poin K yang membahas tentang lingkungan hidup. Awalnya, poin lingkungan hidup ini diejawantahkan oleh Marabunta, tetapi karena Marabunta telah keluar dari Kema FPsi UNM, akhirnya dialihkan poin lingkungan hidup ke Kemenpema,” terangnya.

Lebih lanjut, Rais mengungkapkan bahwa saat ini rincian rangkaian kegiatan belum bisa disampaikan selain konsep dasar yang meliputi perawatan lingkungan. Menurutnya, saat ini Kemenpema BEM Kema FPsi UNM masih dalam tahap mencari komunitas luar kampus yang akan diajak bekerja sama dalam proker Lingkungan Hidup tersebut.

“Untuk rangkaian kegiatannya itu saya tidak bisa jelaskan secara rinci, tetapi tidak jauh dari menanam bibit, pembersihan lingkungan, dan semacamnya. Selain itu, saat ini Kemenpema juga masih mencari komunitas yang akan diajak dalam melaksanakan Proker Lingkungan Hidup ini,” sambungnya.

Lebih lanjut, Mahasiswa Angkatan 2022 itu juga menambahkan bahwa program ini akan menggunakan metode edukasi dan aksi yang menggabungkan pembelajaran langsung melalui kunjungan kerja maupun pelatihan dengan penerapan nyata di tingkat fakultas.

“Program ini (baca: Lingkungan Hidup) akan memiliki ciri khas berbasis learning by doing, yaitu menggabungkan pembelajaran langsung melalui kunjungan kerja atau kegiatan semacam pelatihan dengan penerapan nyata di tingkat fakultas,” tambahnya.

Sebagai penutup, Rais berharap Proker Lingkungan Hidup ini dapat memberikan dampak positif dalam jangka pendek maupun jangka panjang serta mampu menjalin kerja sama dengan lembaga, komunitas, maupun organisasi lingkungan hidup lainnya.

“Untuk Proker ini (baca: Lingkungan Hidup) diharapkan mampu memberikan dampak positif, baik dalam jangka pendek maupun panjang. Selain itu, proker ini diharapkan kerja sama antarlembaga lingkungan hidup dapat terjalin yang juga bisa menjadi langkah awal dalam memperkuat pelaksanaan program kerja ini di ranah fakultas,” tutupnya.

(019)

psikogenesis.org

psikogenesis.org

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

Sisa

Ilustrasi “Sisa” Sumber: Pinterest 𓂃˖˳·˖ ִֶָ ⋆૮₍ ˶ᵔ ᵕ ᵔ˶ ₎ა⋆ ִֶָ˖·˳˖𓂃 ִֶָ Aku pernah meyakinkan diriku sendiri bahwa aku