LPM Psikogenesis

LPM Psikogenesis
LPM Psikogenesis

Soroti Etika Penggunaan AI, Ari Raih Juara Satu Cipta Esai Nasional

follow:

Pamflet Ucapan Selamat Juara I Lomba Cipta Esai Tingkat Nasional

Sumber: Dok. Pribadi

Psikogenesis, Rabu (25/03) – Muhammad Mutahari Pratama, mahasiswa Fakultas Psikologi (FPsi) Universitas Negeri Makassar (UNM) berhasil meraih juara I dalam Kompetisi Cipta Esai tingkat nasional tahun 2026 dengan judul “Kedisiplinan Digital dalam Penggunaan AI: Etika, Tanggung Jawab, dan Pembentukan Budaya Penggunaan Kecerdasan Buatan yang Bijak dan Profesional di Dunia Kerja Modern.”

Mahasiswa yang akrab disapa Ari tersebut menegaskan bahwa penggunaan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) tidak menjadi masalah, selama dalam penggunaannya tetap memegang tanggung jawab dan etika.

“Boleh menggunakan AI, tapi harus mempunyai rasa tanggung jawab dan etika agar ide-ide tidak tergantikan oleh AI di zaman modern ini,” tuturnya.

Lebih lanjut, Ari mengutarakan perasaan terharu dan bersyukur atas pencapaian yang berhasil diraihnya tersebut, dirinya berujar telah beberapa kali mengikuti kompetisi serupa sebelumnya sebelum berhasil mendapatkan juara.

“Saya terharu karena sudah 15 kali mengikuti lomba esai. Alhamdulillah di kesempatan ke-16 akhirnya bisa menang dalam kompetisi esai tingkat nasional. Saya sangat bersyukur bisa mendapatkan juara satu dalam lomba impian saya,” ungkapnya.

Terkait manfaat yang didapat, dirinya mengaku memperoleh banyak manfaat dari kompetisi yang diikutinya, baik dari segi pengetahuan maupun pengalaman dalam menulis.

“Tentunya pengetahuan dan pengalaman yang saya dapatkan bertambah, serta keberanian dalam menciptakan suatu karya,” tambahnya.

Dalam persiapan yang dilakukan, dirinya banyak melakukan riset dan mengumpulkan berbagai bahan penulisan yang relevan dengan topik yang diangkat.

“Tentunya saya mencari bahan-bahan untuk pembuatan esai, seperti referensi dari jurnal dan berbagai sumber lain yang relevan,” jelasnya.

Namun dibalik itu semua, proses yang dilaluinya tidak terlepas dari berbagai tantangan, terutama dalam menyusun ide yang kuat dan relevan dengan fenomena yang terjadi di masyarakat.

“Tantangan terbesar saya adalah menyusun ide. Cara mengatasinya, pertama saya mengumpulkan jurnal atau artikel dalam lima sampai sepuluh tahun terakhir yang menurut saya relevan dengan topik esai. Kedua, mencari ide dari berbagai sumber yang saya jadikan referensi atau dari permasalahan di lingkungan sosial. Terakhir, memperbanyak mengeksplorasi permasalahan dan mendalami topik esai yang saya temukan,” jelasnya.

Dirinya juga membagikan sejumlah tips bagi mahasiswa lain yang ingin mengikuti lomba esai seperti dirinya, seperti memahami dengan baik ide yang ingin ditulis, hingga memperbanyak refrensi bacaan.

“Pertama, harus memahami dengan baik ide yang ingin ditulis. Kedua, mendalami permasalahan dari fenomena yang diangkat dalam esai. Ketiga, memperbanyak membaca jurnal ilmiah, khususnya yang terbit dalam lima hingga sepuluh tahun terakhir. Terakhir, jangan takut mencoba dan terus berani menciptakan karya,” ujarnya.

Akhir kata, Ari menyampaikan bahwa dirinya berencana untuk terus menulis dan mengikuti berbagai kompetisi serupa di masa mendatang.

“Rencana saya ke depan tentunya terus menulis esai, karena saya ingin mencari tahu lebih banyak tentang permasalahan yang terjadi di lingkungan sekitar serta memahami berbagai fenomena yang sering terjadi di zaman sekarang,” tutupnya.

(012)

psikogenesis.org

psikogenesis.org

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

Tentang Kehilangan dan Puisi Lainnya

A Man Overboard by Owen Stanley (1840) ⋆✴︎˚。⋆⋆✴︎˚。⋆⋆✴︎˚。⋆⋆✴︎˚。⋆ KEHILANGAN જ⁀➴novel fiksi yang kita lakonkan, kini kau sudahi dengan tepuk tangan