LPM Psikogenesis

LPM Psikogenesis
LPM Psikogenesis

Psysport Cup Yearly Volume II Resmi Dibuka, Usung Kompetisi Basket Antarkampus

follow:

Dokumentasi Panitia PCY Vol. II

Sumber: Dok. Pribadi

Psikogenesis, Senin (18/05) – Biro Kegiatan Mahasiswa (BKM) Psysport Keluarga Mahasiswa (Kema) Fakultas Psikologi (FPsi) Universitas Negeri Makassar (UNM) resmi membuka Psysport Cup Yearly (PCY) Volume II bertajuk “Fuel the Fire, Own the Moment” di Flying Wheel Arena, Makassar pada Minggu (17/05).

PCY merupakan wadah olahraga yang menghadirkan kompetisi antarmahasiswa. Berbeda dengan pelaksanaan sebelumnya yang mempertandingkan cabang olahraga (cabor) futsal, PCY Volume II menawarkan kompetisi cabor bola basket. Kompetisi ini dijadwalkan berlangsung pada Minggu hingga Kamis (17-21/05) mendatang.

Muh Farhaan Zakaria selaku Penanggung Jawab (PJ) PCY Volume II mengungkapkan bahwa perubahan cabor yang diperlombakan merupakan hasil dari analisis minat yang telah disebarluaskan melalui survey ke sejumlah perguruan tinggi di Kota Makassar.

“Bukan tanpa alasan kami memilih cabor bola basket. Kami membuat semacam survey yang kemudian disebar ke beberapa perguruan tinggi yang ada di Kota Makassar,” sambungnya.

Mahasiswa yang akrab disapa Farhaan itu juga menambahkan bahwa terdapat pula perubahan pada sisi peserta. Kini, PCY memiliki peserta dari berbagai perguruan tinggi di kota Makassar.

“Ada kebaruan lain dari segi peserta, di PCY sebelumnya itu diikuti oleh mahasiswa jurusan kesehatan se-kota Makassar. PCY kali ini, diikuti dari berbagai fakultas maupun jurusan,” ungkapnya.

Selain itu, Mahasiswa Angkatan 2022 ini juga menyebutkan bahwa PCY Volume II berhasil menggaet hingga 12 tim pada regu putra dan delapan tim pada regu putri yang ikut berkompetisi. Tim tersebut berasal dari tiga perguruan tinggi di kota Makassar.

“Ada 12 tim putra kemudian ada delapan tim putri. Mereka beberapa berasal dari Universitas Hasanuddin, Universitas Bosowa, dan beberapa dari UNM,” terangnya.

Terakhir, Farhaan berharap agar kegiatan berjalan lancar dan mampu memperkuat tali silaturahmi dan sportivitas antar peserta selama kompetisi berlangsung.

“Alih-alih terjadi kericuhan antar penonton atau bahkan pemain, semoga yang tercipta adalah eratnya tali silaturahmi dan terwujudnya sportivitas yang kuat antar pemain,” harapnya.

 

(KJ)

psikogenesis.org

psikogenesis.org

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts