LPM Psikogenesis

LPM Psikogenesis
LPM Psikogenesis

Buntut Aspirasi Mahasiswa Angkatan 2023, Matkul MSDM dan Psikologi Keluarga Kembali Ditawarkan

follow:

Ilustrasi “Buntut Aspirasi Mahasiswa Angkatan 2023, Matkul MSDM dan Psikologi Keluarga Kembali Ditawarkan”

Sumber: Dok. LPM Psikogenesis

Psikogenesis, Minggu (04/01) – Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (Maperwa) Keluarga Mahasiswa (Kema) Fakultas Psikologi (FPsi) Universitas Negeri Makassar (UNM) telah mengadakan survei pada Mahasiswa FPsi UNM Angkatan 23 untuk mendata mata kuliah (Matkul) wajib yang tidak diprogramkan pada semester genap sebelumnya. Survei ini disebar secara daring melalui goggle form pada Sabtu (04/10) hingga Kamis (13/11) lalu.

Berdasarkan hasil survei, diketahui bahwa mayoritas Mahasiswa Angkatan 23 FPsi UNM belum memprogramkan matkul Psikologi Keluarga dan matkul Psikologi Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) pada semester empat lalu. Hal ini disebabkan karena terdapat sepuluh mata kuliah yang berstatus wajib untuk dilulusi oleh Mahasiswa FPsi UNM Angkatan 2023 pada semester genap itu. Meski begitu, mayoritas Mahasiswa FPsi UNM Angkatan 2023 tidak memenuhi syarat untuk memprogramkan seluruh matkul dengan status wajib tersebut karena jumlah Satuan Kredit Semester (SKS) yang dapat diprogramkan terbatas, sehingga harus melepas salah satu matkul wajib tersebut.

Hal ini menimbulkan ketakutan di kalangan mahasiswa FPsi UNM Angkatan 2023, sebab kurikulum terbaru pada mahasiswa FPsi UNM Angkatan 2024 tidak menyebutkan matkul MSDM sebagai matkul yang bisa diprogramkan di semester genap nantinya.

Ketua Komisi III Maperwa Kema FPsi UNM, Alfian Irfayadi menyebutkan bahwa hasil survei tersebut kemudian dibuat dalam bentuk narasi yang nantinya ditujukan untuk menjadi bahan diskusi dengan Ketua Program Studi (Kaprodi) FPsi UNM. Isi narasi tersebut meminta penambahan kelas pada matkul Psikologi Keluarga serta pengadaan matkul MSDM di semester genap.

“Awalnya kami (baca: Komisi III Maperwa Kema FPsi UNM) melakukan pengambilan data terkait mata kuliah yang Angkatan 2023 lepas pada semester genap sebelumnya yaitu semester empat, selanjutnya kami buatkan narasi terkait permasalahan tersebut, yakni pada mata kuliah Psikologi Keluarga itu menekankan penambahan jumlah kelas. Kemudian untuk mata kuliah Psikologi MSDM menekankan pengadaan kelas untuk Angkatan 2023 pada semester enam,” sebutnya.

Sebagai tambahan, Alfian menjelaskan bahwa anggota Komisi III Maperwa Kema FPsi UNM yang bertanggung jawab dalam mengawal isu tersebut. Komisi III Maperwa Kema FPsi UNM bertugas dalam mengkaji dan dituangkan ke dalam tulisan. Tulisan selanjutnya dibawakan oleh Ketua Umum (Ketum) Maperwa Kema FPsi UNM sebagai bahan dialog bersama Kaprodi FPsi UNM.

“Anggota Maperwa turun jemput aspirasi terus dikaji di Komisi III Maperwa, terus hasil kajian dalam bentuk tulisan ketum maperwa yang kirim kan ke pihak terkait untuk meminta pertemuan dialog, selanjutnya Ketum langsung di arahkan menghadap untuk berdialog langsung dengan Kaprodi,” tambahnya.

Lanjut, Ghefira Dhia Azzahra selaku Ketum Maperwa FPsi UNM membenarkan bahwa dirinya telah melakukan dialog bersama Kaprodi FPsi UNM dan Wakil Dekan I Bidang Akademik FPsi UNM pada Selasa (25/11) lalu.

“Untuk diskusi bersama Kaprodi namun di ruangan tersebut juga ibu Wakil Dekan I yang turut membersamai dan mendengarkan terkait aspirasi Angkatan 2023, serta hasil survei yang telah dikumpulkan teman-teman Komisi III,” terang mahasiswi yang akrab disapa Ghefira.

Lebih lanjut, Ghefira memaparkan bahwa hasil dari diskusi yang telah dilakukan yaitu Kaprodi FPsi UNM menyetujui permintaan yang datang dari Mahasiswa Angkatan 2023 berupa pengadaan kembali Mata Kuliah Psikologi MSDM dan penambahan kuota kelas pada matkul Psikologi Keluarga.

“Setelah saya berdiskusi, Kaprodi sebut bahwa untuk Mata Kuliah Psikologi MSDM akan diadakan di semester enam nantinya. Kemudian, untuk Mata Kuliah Psikologi Keluarga, nantinya akan ditawarkan sebanyak sebelas kelas dan menjamin seluruh Mahasiswa Angkatan 2023 kebagian kelas, karena di Mata Kuliah itu tidak akan bercampur Mahasiswa Angkatan 2023 dengan Mahasiswa Angkatan 2024,” paparnya.

Sebagai tambahan, Ghefira juga menyebutkan bahwa Kaprodi FPsi UNM menghimbau pada Mahasiswa FPsi UNM Angkatan 2023 untuk tidak mengikuti panduan akademik untuk Mahasiswa FPsi UNM Angkatan 2024, dikarenakan terdapat panduan akademik tersendiri untuk Mahasiswa Angkatan 2023.

“Untuk panduan akademik, Kaprodi sendiri menyampaikan kepada teman-teman Angkatan 2023 untuk tidak mengikuti panduan akademik untuk Mahasiswa Angkatan 2024, karena Mahasiswa Angkatan 2023 sudah memiliki panduan akademiknya tersendiri,” sambungnya.

Sebagai penutup, Ghefira menuturkan terkait panduan akademik untuk Mahasiswa Angkatan 2023 dan Panduan Akademik Mahasiswa 2024 untuk saat ini masih dalam versi digital yang dapat dilihat melalui Website Psikologi UNM.

“Untuk bentuk panduan akademik itu, meski tidak ada dalam bentuk fisik, namun panduan akademik tetap bisa diakses melalui web resmi fakultas, dan berdasarkan hasil dialog bersama Kaprodi juga, untuk saat ini panduan akademik masih dalam bentuk digital,” tutupnya.

(KJ)

Panduan Akademik dapat diakses melalui link berikut:

(Website FPsi UNM: https://fpsi.unm.ac.id/kurikulum/)

psikogenesis.org

psikogenesis.org

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts