LPM Psikogenesis

LPM Psikogenesis
LPM Psikogenesis

Dana Hibah atau Inisiatif Fakultas? Membaca Ulang Polemik Lahan Parkir FPsi UNM

Andi Ashabul Kahfi AE Selaku Penulis

Sumber: Dok. Pribadi

๐€ช๐€ช๐€ช๐€ช๐€ช๐€ช๐€ช๐€ช๐€ช๐€ช๐€ช๐€ช๐€ช๐€ช๐€ช๐€ช๐€ช๐€ช๐€ช๐€ช๐€ช๐€ช๐€ช๐€ช

แฏ“โžค Ketua Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Fakultas Psikologi UNM membantah penjelasan Dekan Fakultas Psikologi UNM persoalan lahan parkir. Penjelasan Pimpinan Fakultas masih sangat simpang siur.

Pada Jumat, 26 Desember 2025, LPM Profesi UNM menerbitkan pemberitaan yang memuat penjelasan Dekan Fakultas Psikologi UNM terkait polemik pembangunan lahan parkir yang dinilai tidak sesuai dengan prosedur. Penjelasan tersebut disampaikan sebagai respons atas pemberitaan sebelumnya yang juga dirilis oleh LPM Profesi UNM.

Dalam penjelasannya, Dekan menyatakan bahwa dana yang digunakan dalam pembangunan lahan parkir berasal dari dana hibah berupa sumbangan orang tua mahasiswa baru angkatan 2025. Namun, penjelasan tersebut tidak disampaikan secara utuh. Tidak dijelaskan bahwa sumbangan tersebut hanya berasal dari orang tua mahasiswa yang diterima melalui jalur mandiri. Selain itu, Dekan juga tidak menguraikan fakta bahwa rencana pembangunan lahan parkir sejatinya telah dimulai sejak tahun 2024 melalui forum orang tua mahasiswa jalur mandiri angkatan 2024, yang kemudian dibatalkan tanpa penjelasan yang transparan. Klarifikasi yang disampaikan hanya berfokus pada pernyataan bahwa pihak fakultas telah mengajukan usulan revitalisasi lahan parkir yang kemudian ditolak oleh pihak universitas.

Perlu ditegaskan bahwa dalam perspektif hukum, dana hibah merupakan pemberian dana atau jasa yang bersifat sukarela dan bebas dari unsur paksaan. Namun, realitas di lapangan menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan dengan konsep tersebut. Fakta bahwa pihak fakultas terlebih dahulu menginisiasi forum orang tua mahasiswa dan memaparkan rencana pembangunan lahan parkir menunjukkan bahwa proses ini tidak sepenuhnya lahir dari inisiatif mandiri orang tua mahasiswa. Dengan demikian, klaim bahwa forum tersebut berjalan secara independen patut dipertanyakan.

Lebih jauh, keterangan yang disampaikan oleh mahasiswa baru angkatan 2025 mengungkap bahwa tidak seluruh orang tua mahasiswa menyetujui rencana pembangunan tersebut sejak awal. Sebagian di antaranya menyatakan keberatan, namun pada akhirnya menyetujui dengan berbagai pertimbangan tertentu. Selain itu, informasi terkait forum dan kebijakan yang dihasilkan tidak terdistribusi secara merata kepada mahasiswa.

Di tengah berbagai ketidakjelasan prosedural tersebut, pembangunan lahan parkir tetap dilanjutkan. Kondisi ini kami nilai sebagai bentuk pengabaian terhadap kritik dan masukan, serta mencerminkan sikap kepemimpinan yang lebih mengedepankan ambisi daripada prinsip akuntabilitas dan transparansi.

Oleh karena itu, kami dari IMM Fakultas Psikologi UNM menegaskan komitmen untuk terus mengawal persoalan ini hingga tercapai kejelasan dan kepastian yang berlandaskan pada prosedur serta prinsip keadilan.

Fastabiqul Khairat.

psikogenesis.org

psikogenesis.org

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

Sisa

Ilustrasi “Sisa” Sumber: Pinterest ๐“‚ƒห–หณยทห– ึดึถึธ โ‹†เซฎโ‚ หถแต” แต• แต”หถ โ‚Žแƒโ‹† ึดึถึธห–ยทหณห–๐“‚ƒ ึดึถึธ Aku pernah meyakinkan diriku sendiri bahwa aku