LPM Psikogenesis

LPM Psikogenesis
LPM Psikogenesis

Esai Concept Creep Bawa Tim Mahasiswi FPsi UNM Juara III Nasional

follow:

Potret Nur Fakhirah Mirsyah, Nur Ismy Latif, dan Nur Ismi Winda Sari Muis 

Sumber: Dok. Pribadi

Psikogenesis, Jumat (20/02) – Tim Mahasiswi Fakultas Psikologi (FPsi) Universitas Negeri Makassar (UNM) meraih Juara III pada ajang National PSYCOLOR 2026 Essay Competition dalam rangkaian National Competency Psyfinity Fest 2026 yang diselenggarakan oleh Psychology Department Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia (UNIBI) pada Selasa hingga Minggu (13-25/01) lalu.

Tim tersebut terdiri dari tiga mahasiswi yaitu Nur Fakhirah Mirsyah, Nur Ismy Latif, dan Nur Ismi Winda Sari Muis. Adapun rangkaian lomba yaitu diawali dengan rapat teknis pada Sabtu (03/01), pengumpulan karya pada Selasa (13/01), dan Pengumuman lomba pada Minggu (25/01). Seluruh rangkaian kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring.

Nur Fakhirah Mirsyah selaku perwakilan kelompok menerangkan bahwa jenis lomba yang diikuti merupakan kepenulisan esai argumentatif tingkat nasional yang diperuntukkan khusus bagi mahasiswa psikologi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

“Perlombaannya adalah menulis esai argumentatif tingkat nasional khusus mahasiswa psikologi,” terang mahasiswi yang akrab disapa Mirsyah.

Lanjut, Mirsyah turut mengungkapkan bahwa dirinya tidak menyangka dapat menembus posisi tiga besar dalam kompetisi tingkat nasional tersebut, mengingat pengalaman mengikuti lomba yang masih tergolong baru.

“Ini percobaan pertama kami ikut lomba, jadi pas tahu masuk tiga besar itu perasaan yang dominan sebenarnya kaget dan tidak percaya, tapi tentunya ada perasaan bangga, baik ke diri sendiri maupun ke teman kelompok saya,” ungkapnya.

Selain itu, Mirsyah juga menjelaskan bahwa persiapan lomba cukup menantang dikarenakan seluruh anggota tim tengah mengampu mata kuliah Teknik Penulisan Skripsi (TPS) dan terlibat dalam kepanitiaan yang sedang berjalan.

“Persiapannya itu penuh dengan kejar-kejaran, sangat challenging. Bersamaan dengan urus revisi TPS, lalu ada kepanitiaan yang sementara berjalan, jadi kami betul-betul bagi jadwal. Bisa dibilang persiapannya lumayan berat, tapi Alhamdulillah survive dan terkejar,” jelasnya.

Lebih lanjut, Mirsyah menerangkan bahwa esai yang diangkat membahas mengenai fenomena pergeseran makna trauma di masyarakat yang menyoroti penggunaan istilah “trauma” yang kian marak dalam percakapan sehari-hari maupun di media sosial.

“Secara sederhana, kami mengangkat topik pergeseran makna trauma karena terlalu sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Ada kondisi yang secara tolok ukur diagnosa klinis belum termasuk trauma, tapi sudah di-claim sebagai trauma. Misalnya, putus cinta atau jatuh dari sepeda. Itu yang kami angkat dalam esai argumentatif kami,” terangnya.

Mahasiswi Angkatan 2022 itu juga menambahkan bahwa manfaat yang diperoleh dari kompetisi tersebut tidak hanya sebatas penghargaan dalam bentuk materi maupun sertifikat. Lebih dari itu, terdapat pengalaman dan pembelajaran yang berdampak pada pengembangan diri mulai dari pengetahuan, keterampilan, hingga relasi lingkup nasional.

“Benefitnya tidak sesempit penghargaan materi dan sertifikat. Ada relasi dan kenalan baru di luar UNM bahkan di luar pulau, lalu time management kami semakin terasah. Selain itu, karena esai argumentatif mirip mini riset, kami membaca berbagai jurnal sebagai sumber, sehingga pembendaharaan pengetahuan kami juga terbarui,” tambahnya.

Kemudian, Mirsyah berpesan kepada mahasiswa lainnya agar tidak ragu mencoba berbagai kesempatan positif selama masih menyandang status mahasiswa.

“Adik-adik, mumpung masih menyandang gelar mahasiswa, silakan coba berbagai hal positif, salah satunya ikut lomba. Kejar ilmu dan pengalamannya. Menang atau kalah itu urusan belakang yang penting mencoba dulu,” tuturnya.

Sebagai penutup, Mirsyah berharap pencapaian ini menjadi langkah awal untuk terus berkembang dan memberi manfaat bagi banyak orang.

“Harapan saya dan teman-teman sederhana saja, semoga seterusnya bisa menjadi individu yang bermanfaat. Termasuk melalui lomba esai argumentatif ini, kami bisa mengemukakan pendapat dan membagikan pemahaman kepada orang yang membaca,” tutupnya.

Naskah esai pemenang lomba dapat diakses melalui tautan berikut:

Concept Creep: Mengapa Kita Terlalu Mudah Menggunakan Kata Trauma?

(INH)

psikogenesis.org

psikogenesis.org

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

Sisa

Ilustrasi “Sisa” Sumber: Pinterest 𓂃˖˳·˖ ִֶָ ⋆૮₍ ˶ᵔ ᵕ ᵔ˶ ₎ა⋆ ִֶָ˖·˳˖𓂃 ִֶָ Aku pernah meyakinkan diriku sendiri bahwa aku

Pendewasaan Dalam Lagu A Couple Minutes

Ilustrasi Pendewasaan Dalam Lagu A Couple Minutes Sumber: Google.com ✩♬ ₊̊.🎧꧁⎝ 𓆩༺✧༻𓆪 ⎠꧂⋆☾⋆⁺₊✧ Lagu A Couple Minutes dari Olivia Dean