LPM Psikogenesis

LPM Psikogenesis
LPM Psikogenesis

Guna Meningkatkan Kepedulian terhadap Lingkungan, Nur Syakina Menjadi Duta Lingkungan Hidup Sulsel 2025

follow:

Potret Nur Syakina Mahasiswi terpilih sebagai Duta Lingkungan Hidup Sulawesi Selatan

Sumber: Dok. Pribadi

Psikogenesis, Senin (29/12) – Nur Syakina, Mahasiswi Fakultas Psikologi (FPsi) Universitas Negeri Makassar (UNM) terpilih sebagai Duta Lingkungan Hidup Sulawesi Selatan (Sulsel) 2025 pada Sabtu (20/12) lalu.

Penyelenggaraan Ajang Duta Lingkungan Hidup merupakan wadah agar pemuda dan pemudi Sulsel dapat melakukan kampanye dan menjadi motivator dalam pelestarian lingkungan.

Nur Syakina mengungkapkan bahwa Duta Lingkungan Hidup merupakan ajang duta pertama yang diikutinya. Menurutnya, walau isu lingkungan merupakan isu paling penting bagi manusia, isu ini terkadang masih disepelekan.

“Duta Lingkungan Hidup menjadi langkah pertama saya di ajang duta. Alasan saya mengikuti ajang ini, karena isu lingkungan merupakan salah satu isu yang paling dekat dengan manusia tetapi sering disepelekan, sehingga saya ingin memiliki wadah agar dapat bersama-sama memberdayakan lingkungan,” ungkapnya.

Mahasiswi yang kerap disapa Kina tersebut menjelaskan bahwa pada ajang Duta Lingkungan Hidup tersebut terdapat dua jalur seleksi, yaitu jalur rekomendasi dan jalur umum. Kina menyebutkan bahwa ia mengikuti jalur umum dengan beberapa rangkaian, mulai dari tes tertulis, penetapan finalis, rapat teknis, karantina, hingga grand final.

“Ada dua jalur seleksi, yaitu jalur rekomendasi dari kabupaten dan jalur umum. Pada ajang duta ini (Baca: Duta Lingkungan Hidup) saya mengikuti jalur umum dengan rangkaian tes tertulis, penetapan finalis, technical meeting, pra-karantina, karantina, dan grand final,” jelasnya.

Selanjutnya, Kina mengungkapkan rasa bangganya karena telah menjadi Duta Lingkungan Hidup, dapat bersaing dengan delegasi Sulsel yang lain, serta diberi penghargaan Best Intelegencia.

“Alhamdulillah merasa bangga karena bisa berada di antara delegasi-delegasi Sulsel. Saya juga dikasih kepercayaan untuk jadi atribut Best Intelegencia. Award yang dinilai berdasarkan hasil deep interview dan debat lingkungan hidup,” ungkapnya.

Selain itu, Kina juga merasa bahagia karena mendapatkan dukungan yang penuh oleh keluarga dan teman-teman di sekitar walaupun terkendala oleh jarak.

“Alhamdulillah keluarga sangat mendukung walaupun terkendala oleh jarak. Teman-teman juga sangat mendukung, khususnya teman-teman SMA (Baca: Sekolah Menengah Atas) yang temani saya mulai dari persiapan Grand Final hingga berakhirnya kegiatan,” tambahnya.

Kemudian, Kina menjelaskan manfaat yang dirinya dapatkan dalam proses seleksi hingga menjadi Duta Lingkungan Hidup yang mencakup wadah untuk mengabdi, relasi yang semakin luas, hingga mempunyai kemampuan menyuarakan isu-isu lingkungan.

“Terkait benefit, sudah pasti wadah dan relasi yang sejalan untuk berpartisipasi dalam isu lingkungan, yakni Ikadah Sulsel. Sekarang juga sudah ada panggilan audiens dari kabupaten saya berasal untuk bekerja sama. Saya merasa memiliki kemampuan untuk menyuarakan isu-isu lingkungan setelah ini,” jelasnya.

Selanjutnya, Kina mengungkapkan kendala yang dirinya hadapi saat proses seleksi, khususnya saat malam Grand Final. Kina menyebutkan bahwa dirinya merasa kurang percaya diri hingga tidak menyiapkan orasi. Akhirnya, Kina harus melakukan orasi dengan spontan.

“Kendalanya cukup banyak, mulai dari perasaan ragu hingga perasaan tidak percaya diri ketika berkenalan dengan peserta lain karena merasa tidak pantas berada di tempat yang sama dengan mereka. Terdapat beberapa peserta yang memiliki latar belakang sejalan dengan isu lingkungan, sedangkan saya tidak. Kemudian di Grand Final saya merasa tidak yakin akan masuk di delapan besar, sehingga tidak mempersiapkan orasi, sehingga saat itu saya melakukan orasi dengan spontan,” ungkapnya.

Sebagai penutup, Kina memiliki harapan agar dapat meningkatkan kesadaran orang-orang di sekitar dengan isu-isu lingkungan dan akan meningkatkan diri untuk mengabdi di masyarakat

“Saya berharap dapat menjadi representatif yang mengajak orang-orang di sekitar agar sadar dengan lingkungan. Saya juga berharap dapat belajar untuk meningkatkan diri agar layak untuk mengabdi di masyarakat. Saya berharap generasi muda pun memiliki kesadaran diri agar dapat peduli terhadap lingkungan,” tutupnya.

 (BIO)

psikogenesis.org

psikogenesis.org

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts