
Infografis Dengan Tajuk “Kenali Dirimu”
Sumber: Dok. Pribadi
Tiga mahasiswa Fakultas Psikologi (FPsi) Universitas Negeri Makassar (UNM) yaitu Ulfah Diar Hasja, Nur Halim, dan Nur Syahrani Ramdhani gelar program psikoedukasi berbasis media digital bertajuk “Kenali Dirimu” sebagai upaya meningkatkan literasi kesehatan mental masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring pada Minggu (11/08).
Program diawali dengan need assessment melalui penyebaran kuesioner untuk mengidentifikasi isu psikososial yang paling mendesak pada 28 responden dari berbagai latar belakang. Hasil asesmen menunjukkan bahwa peserta membutuhkan pemahaman lebih luas mengenai kesehatan mental, khususnya dalam mengenali tanda-tanda gangguan, strategi coping, serta menurunkan stigma terkait pencarian bantuan profesional.
Sebagai respon terhadap temuan tersebut, tim KKP FPsi UNM mengembangkan konten psikoedukasi digital yang memuat materi mengenai konsep kesehatan mental, indikator gangguan, strategi preventif, serta urgensi bantuan profesional. Konten ini disebarkan melalui platform digital sehingga peserta dapat mengakses materi secara fleksibel, mandiri, dan sesuai kebutuhan mereka.
Pendekatan digital dinilai efektif karena menyajikan informasi secara ringkas, menggunakan bahasa yang mudah dipahami, dan relevan dengan pengalaman peserta. Beberapa peserta menilai materi mampu membuka wawasan dan membantu mereka lebih peka terhadap kondisi emosional dan perilaku diri sendiri.
Salah satu anggota tim, Ulfah Diar Hasja, menjelaskan bahwa penggunaan media digital memudahkan proses edukasi tanpa menimbulkan tekanan bagi peserta.
“Materi dibuat ringkas, visual, dan ramah agar orang tidak enggan membahas kesehatan mental,” jelasnya.
Sementara itu, Nur Halim menekankan pentingnya informasi yang kredibel untuk mencegah miskonsepsi.
“Edukasi yang berbasis bukti tetapi mudah dipahami membantu masyarakat mengenali tanda awal gangguan,” tuturnya.
Adapun Nur Syahrani Ramdhani menilai bahwa peningkatan pengetahuan menjadi langkah awal penting dalam mendorong perilaku sehat.
“Ketika orang memahami kondisi mereka, mereka lebih siap mengelola stres dan mencari bantuan sebelum kondisinya memburuk,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, tim KKP FPsi UNM berharap masyarakat semakin sadar, peduli, dan proaktif dalam menjaga kesehatan mental. Psikoedukasi berbasis digital dinilai mampu memperluas akses informasi, mengurangi stigma, dan mendorong perilaku preventif secara berkelanjutan.












