
Milad AKSARA FIP UNM Ke-17
Sumber: Dok. Panitia
Psikogenesis, Minggu (07/06) – Apresiasi Komunitas Seni dan Sastra (AKSARA) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar Milad AKSARA FIP UNM ke-17 dengan tajuk “Ana di Lao” di FIP UNM Makassar pada Minggu (24/5) lalu. Kegiatan ini menghadirkan rangkaian pementasan seni seperti Teater “Dilao’ Iya Roma”, Sastra “Riwayat di Rahim Samudera”, Sastra “Ma Tajang”, lagu “Ma Karimanangku” dan “Kampoh Ma Kampohku”, serta tari “Madalla” dan “Kondo Buleng”.
Ketua Umum AKSARA FIP UNM, Ririn Ariani menjelaskan bahwa tema tersebut merupakan representasi dari kisah kehidupan suku Bajoe di Bone yang erat dengan laut sebagai ruang hidup sekaligus bagian dari identitas mereka.
“Tema yang diusung Ana di Lao yang merupakan penegasan kisah tentang identitas suku Bajoe yang hidup, bernapas, dan kerap berpulang di atas hamparan laut. Laut bagi mereka bukan hanya tempat mencari nafkah, tetapi juga saksi bisu dari ketangguhan sebuah peradaban,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Ririn juga menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi upaya untuk kembali menghidupkan ingatan kolektif terhadap budaya yang mulai memudar.
“Melalui acara ini, mari kita dendangkan kembali jejak sejarah mereka yang mulai memudar. Budaya bukan hanya fosil yang disimpan untuk dikenang, melainkan napas yang harus terus dihadirkan di masa depan,” tambahnya.
Sementara itu, Rangga Yudistira selaku ketua panitia kegiatan menilai bahwa penampilan dalam kegiatan tersebut tidak sekadar pertunjukan seni, tetapi juga bentuk perayaan atas nilai kekeluargaan yang dibentuk dalam organisasi.
“Mereka bukan hanya naik ke atas panggung, tetapi merayakan sejarah dalam tubuh kekeluargaan ini,” ujarnya.
(RBN)











