LPM Psikogenesis

LPM Psikogenesis
LPM Psikogenesis

Andi Nahdah Siap Emban Amanah Sebagai Formatur Ketua Umum FSI 2026–2027

follow:

Pamflet Pemimpin Umum Terpilih LPM Psikogensis Periode 2026/2027

Sumber: Dok. LPM Psikogenesis

 

Psikogenesis, Selasa (25/08) – Forum Studi Islam (FSI) Keluarga Mahasiswa (Kema) Fakultas Psikologi (FPsi) Universitas Negeri Makassar (UNM) menetapkan Andi Nahdah Anugrah sebagai Formatur Ketua Umum FSI periode 2026–2027 melalui Musyawarah Mahasiswa Muslim Psikologi (MUMAMUPSI) FSI FPsi UNM periode 2025–2026 yang dilaksanakan di Bola Datu, Jl. Ance Dg Ngoyo Kota Makassar, pada Sabtu hingga Minggu (22-23/08) lalu.

Mahasiswa yang kerap disapa Nahdah tersebut mengungkapkan bahwa dirinya merasa tervalidasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Nahdah juga menyebutkan bahwa ada perasaan senang karena mendapat kesempatan untuk berkembang.

“Sebenarnya kalau perasaan itu tervalidasi, merasa tervalidasi bahwa kinerjaku di periode sebelumnya itu baik sampai akhirnya orang-orang percayakan untuk naik menjadi formatur ketua umum. Kemudian ada juga perasaan senang karena bisa lebih berkembang lagi, bisa melampaui batas-batas yang saya miliki sebelumnya,” paparnya.

Menurut Nahdah, proses menuju terpilihnya dirinya berawal dari refleksi untuk keluar dari zona nyaman dan berani mengambil tanggung jawab sebagai ketua umum. Ia kemudian meminta pertimbangan Majelis Syura’ serta berdiskusi dengan Sekretaris Umum dan Ketua Umum FSI periode sebelumnya terkait kinerja dan kelayakannya.

“Dari refleksi-refleksi itu saya terpikirkan untuk belajar melampaui batas-batas, seperti yang kayak tidak di zona nyamanku. Contohnya sebenarnya di bagian-bagian keuangan itu menurutku sangat zona nyamanku dan kayak sebelumnya tidak berani untuk mengambil tanggung jawab jadi ketua,” jelasnya.

Setelah terpilih, Nahdah berencana menyusun struktur kepengurusan, membangun komunikasi persuasif dengan kader, serta meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dan regenerasi FSI melalui penambahan fungsionaris.

“Langkah awal itu pastinya menyusun struktur kepengurusan, melakukan komunikasi persuasif dengan kader (baca: Anggota FSI), terus memikirkan juga bagaimana baiknya FSI ke depannya. Mungkin itu sih yang peningkatan SDM dan regenerasi yang kupikirkan,” paparnya.

Sebagai penutup, Nahdah berharap FSI dapat berkembang lebih baik serta kembali melaksanakan program kerja Camping Bocah Muslim (C-BOM) yang selama dua tahun belum terlaksana akibat keterbatasan SDM.

“Harapan terbesarku itu SDM-nya bisa bertambah. Lalu saya berharap sekali di periode itu C-BOM bisa terlaksana kembali,” harapnya.

(INH)

psikogenesis.org

psikogenesis.org

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts