LPM Psikogenesis

LPM Psikogenesis
LPM Psikogenesis

Fakultas Psikologi UNM Siap Buka Program S-2

follow:
Suasana Ramah tamah Fakultas Psikologi UNM yang digelar di Swiss Belin, Panakkukang Makassa, Senin, (15/08).
Sumber : Dok. Psikogenesis
Psikogenesis, Selasa (29/08) – Dekan Fakultas Psikologi (FPsi) Universitas Negeri Makassar (UNM) menyampaikan bahwa FPsi akan membuka Program Strata 2 (S-2). Hal tersebut disampaikan pada acara Ramah Tamah yang digelar di Swiss-Belinn Hotel Panakkukang Makassar, Selasa (15/08).
“Kami di Fakultas sedang melakukan penyusunan proposal Program S-2, mohon doa restu Bapak/Ibu sekalian,” tuturnya saat memberikan sambutan. Beliau pun menjelaskan bahwa FPsi belum dapat membuka program S-2 tahun ini, tetapi sudah ada usaha untuk merealisasikan harapan tersebut dalam waktu dekat. 
Saat dikonfirmasi, pria asal Selayar ini mengungkapkan bahwa syarat utama pembukaan program S-2 sudah dipenuhi, yaitu minimal memiliki akreditasi B. Selain itu, FPsi sendiri sudah siap dari segi tenaga dosen sebagai salah satu syarat pembukaan program S-2. β€œKatakanlah kita akan buka PIO (baca: Psikologi Industri dan Organisasi), minimal ada tiga doktor disitu, ternyata kita sekarang sudah lumayan lebih di situ,” ungkapnya.
Saat ini, tim penyusun proposal program S-2 sedang melakukan Research Study guna melacak kebutuhan alumni mengenai konsentrasi yang paling diminati untuk melanjutkan studi. Hasil tersebutlah yang akan menentukan konstentrasi peminatan yang akan dibuka oleh FPsi UNM. β€œDari hasil itu kita bisa petakan yang paling mendesak untuk dibuka,” jelasnya.
Setelah proposal program S-2 FPsi UNM rampung, Dekan FPsi berencana menghadirkan Ketua Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) untuk memeriksa terlebih dahulu sebelum dikirim ke Pusat. (BM)
psikogenesis.org

psikogenesis.org

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

Our Love Has Gone Cold

Ilustrasi “Our Love Has Gone Cold” Sumber: Dok. Pribadi β€Žπ„ƒπ„‚π„‚π„€π„π„ƒπ„‚π„‚π„ƒπ„ƒπ„‚π„‚β€Žπ„ƒπ„‚π„‚π„€π„π„ƒπ„‚π„‚π„ƒπ„ƒπ„‚π„‚β€Ž asked you simple things and you answered, β€œI don’t know.”