LPM Psikogenesis

LPM Psikogenesis
LPM Psikogenesis

KPU Tetapkan Norut Kandidat Presma F.Psi UNM

follow:


Nomer urut kandidat Presiden Mahasiswa BEM Kema F.Psi UNM

Komisi Pemilihan
Umum (KPU) Fakultas Psikologi, Kamis (12/05) melaksanakan tahapan pencabutan
nomor urut calon Presiden Mahasiswa Fakultas Psikologi (F.Psi) Universitas
Negeri Makassar  (UNM)
Hasil pengundian nomor
urut, menetapkan kedua kandidat sudah resmi memiliki nomer urut, yaitu nomer
urut satu Muhamad Riszky dan nomer urut dua oleh Asmar Tahirman. Pengumuman
hasil tersebut juga di sampaikan langsung oleh ketua KPU yang kerap disapa
Fitrah β€œPenetapan kandidat sudah ada dan sudah pengambilan nomor urut kandidat.
Kandidat nomor urut 1 Muhammad Riszky dan kandidat nomor urut 2 Asmar Tahirma,”
ungkap mahasiswa angkatan 2012 ini.
Usai pencabutan
nomor urut oleh KPU dan mendapatkan nomer urut dua, Asmar Tahirman mulai
mempersiapkan diri untuk tahap selanjutnya. Menurut Asmar, sapaan akrabnya,
mendapatkan nomer urut berapapun bukanlah masalah. β€œTidak masalah nomer
berapapun, sisanya hanya persiapkan diri untuk tahap berikutnya.” ungkapnya.
Sementara calon nomer
urut satu Muhammad riszky mengungkapkan bahwa nomer urut bukanlah sesuatu yang
patut menjadi permasalahan. Menurutnya yang terpenting ialah keinginan untuk
berprosess dalam pemilihan. β€œNomer urut tidak perlu dipermasalahkan intinya mau
berproses dalam pemilihan.” ungkap mahasiswa angkatan 2014 ini.
Lebih jauh ia
menyampaikan harapannya terhadap perbedaan yang akan muncul mampu menjadi
dinamika dalam menyukseskan pesta demokrasi Kema F.Psi UNM. β€œHarapannya
perbedaan yang akan muncul dapat menjadi dinamika dalam menyukseskan pesta
demokrasi Kema F.Psi UNM.” ungkapnya (NH)

psikogenesis.org

psikogenesis.org

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

Our Love Has Gone Cold

Ilustrasi “Our Love Has Gone Cold” Sumber: Dok. Pribadi β€Žπ„ƒπ„‚π„‚π„€π„π„ƒπ„‚π„‚π„ƒπ„ƒπ„‚π„‚β€Žπ„ƒπ„‚π„‚π„€π„π„ƒπ„‚π„‚π„ƒπ„ƒπ„‚π„‚β€Ž asked you simple things and you answered, β€œI don’t know.”