
Flyer Kegiatan TEDxUNM dengan Tema: The Art of Human Language
Sumber: Dok. Panitia
Psikogenesis, Kamis (01/10) – TEDx Universitas Negeri Makassar (TEDxUNM) 2026 mengangkat tema “The Art of Human Language” yang akan diselenggarakan di Theater Phinisi Universitas Negeri Makassar (UNM) pada Sabtu (03/10) mendatang.
Karunia Puspadewi, selaku Lead TEDx Universitas Negeri Makassar (TEDxUNM) 2026 mengungkapkan bahwa TEDxUNM tahun ini mengangkat tema The Art of Human Language.
“Oke, jadi ini adalah tahun keduanya kami. Sebenarnya tahun pertamanya kami itu di tahun 2025, event-nya dengan tema Lens of Reality. Nah, tahun ini tema kami sudah berubah menjadi The Art of Human Language. Kegiatan kami akan dilaksanakan pada (03/10) mendatang di ruangan Theater Phinisi Universitas Negeri Makassar ” ungkapnya.
Lebih lanjut, Nia menuturkan bahwa tema tersebut dipilih untuk mengeksplorasi berbagai bentuk bahasa yang digunakan manusia dalam memahami dan berkomunikasi. Melalui tema ini, TEDxUNM akan menghadirkan enam pembicara dengan topik yang berbeda, tetapi tetap berkaitan dengan tema utama.
“Ada banyak bahasa di luar sana yang menjadi proses orang untuk memahami sesuatu dan berkomunikasi, tidak hanya mulut ke mulut. Contohnya seperti bahasa isyarat yang menjadi sarana komunikasi bagi teman-teman tuli. Jadi, bahasa yang ada di dunia ini ada banyak jenisnya dan nanti akan dikupas serta dijelaskan oleh para speaker kami. Speaker kami akan ada enam orang dengan tema yang sama, The Art of Human Language, tapi topiknya akan berbeda-beda tiap speaker,” lanjutnya.
Dalam proses persiapannya, Nia menyampaikan bahwa persiapan TEDxUNM 2026 telah dimulai sejak bulan Mei, dengan pembentukan kepanitiaan pada bulan Juni. Salah satu yang menjadi tantangan yang dihadapi selama proses persiapan adalah perbedaan pola komunikasi antaranggota.
“Untuk proses di tahun kedua kami ini, sebenarnya sudah berjalan sejak bulan Mei. Lalu kepanitiaan itu akhirnya terbentuk di bulan Juni. Salah satu hambatan yang dialami yaitu pola komunikasi yang berbeda-beda. Karena panitia di TEDxUNM itu berasal dari berbagai macam fakultas. Jadi, semua fakultas itu ada kumpul di TEDxUNM dan masing-masing fakultas biasanya punya culture komunikasinya yang berbeda-beda,” sampainya.
Nia memaparkan bahwa TEDxUNM 2026 akan berikan berbagai manfaat bagi audiens, mulai dari memperoleh pengetahuan dan wawasan baru hingga memperluas relasi.
“Benefit yang akan didapatkan sebenarnya banyak banget. Yang paling utama itu adalah pengetahuan baru, karena apa yang kita dapatkan dari kegiatan secara offline itu ada nilai yang berbeda dibandingkan dengan kegiatan yang dilakukan secara online. Di tahun kemarin ada banyak yang akhirnya DM akun Instagram kami dan menyampaikan bahwa sangat bersyukur datang di event kami karena akhirnya mereka bisa punya teman-teman baru,” paparnya.
Sebagai penutup, Nia berharap para audiens dapat memperoleh berbagai manfaat, baik berupa ilmu, teman, maupun perspektif baru.
“Saya sangat berharap para audiens yang datang di event kami itu bisa menerima manfaat, bukan cuma satu manfaat, tapi berbagai macam manfaat. Entah itu teman baru, ilmu baru, atau mungkin dapat pandangan-pandangan baru bahwa sebenarnya UNM itu mumpuni untuk bikin kegiatan yang pastinya sangat keren,” tutupnya.
(YPUP)












