Faradhiba selaku Ketua Koordinator BKP mengungkapkan alasan kegiatan psikoedukasi diadakan agar siswa yang belum mengenali potensi dirinya dapat memahami dan mengembangkan potensi mereka.
βTujuan dari psikoedukasi ini untuk menggali potensi pada siswa, karena kebanyakan dari mereka masih belum sadar akan kemampuan dan keterampilan yang dimiliki. Memungkinkan juga untuk membantu mereka memutuskan jurusan kuliah atau karir apa yang sesuai dengan minatnya mereka,β ungkapnya.
Lebih lanjut, Faradhiba menjelaskan bahwa setelah sesi psikoedukasi dilakukan kemudian dilanjutkan promosi layanan tes minat dan bakat agar siswa dapat menentukan minat dan bakat serta pemilihan jurusan atau kerir kedepannya.
βSetelah psikoedukasi digelar, kami (baca: mahasiswa BKP) mempromosikan layanan tes minat dan bakat dari LLP Psikomorfosa, tentunya akan menjadi keuntungan yang besar (baca: bagi siswa) dikarenakan siswa kelas sebelas mulai menentukan ke mana minat dan bakatnya sehingga pemilihan jurusan atau karirnya lebih matang,β katanya.
Faradhiba mengungkapkan bahwa antusiasme dari siswi-siswi sangat tinggi di setiap sesi psikoedukasi. Partisipasi aktif mengajukan pertanyaan kepada pemateri selama sesi diskusi berlangsung.
βAlhamdulillah, antusias dari siswi-siswinya juga tinggi di setiap sesi. Beberapa dari mereka juga aktif bertanya ke pemateri saat sesi diskusi,β ungkapnya.
Ustadzah Al Fityah salah satu pengajar di SMAIT Al-Fityan Al Fityah menyampaikan harapannya bahwa psikoedukasi yang dilakuka ini dapat memotivasi siswa di SMAIT Al-Fityan.
βHarapan kami adalah semoga psikoedukasi ini dapat jadi pendukung yang besar terhadap motivasi siswaΒ dalam merencanakan karir mereka di masa depan,β harapnya.













